REKREASI

Nisa namaku, aku akan bercerita salah satu kisahku

Waktu itu hari Sabtu sore, aku baru selesai mandi, orang tuaku baru pulang kerja. Aku diajak keluargaku menikmati hari libur, supaya enggak bosan karena di rumah terus.

"Besok pagi, kita berrekreasi yuk! Agar enggak merasa jenuh, kamu mau kan?" Ajak  ibuku.

"Emangnya rekreasi itu apa, bu? Terus rekreasi kemana, bu?" Sambungku.

"Rekreasi adalah berkunjung ke tempat wisata, melihat pemandangan yang menyenangkan. Besok bangunm jangan sampai kesiangan! Kita akan ke pantai, kamu biar tahu, bagaimana suasana di pantai." Jelasnya.

Aku hanya mengangguk. Mendengar penjelasan ibu, hatiku gembira membayangkan indahnya rekreasi.


Malam harinya, aku sedang menonton TV, bapakku bertanya. "Besok mau berangkat jam berapa, bu?"

"Kita dari rumah jam 08.00, emangnya kenapa si?" Balas, ibu.

"Ya enggak apa-apa si, bapak kan bisa ke sawah dulu kalau gitu." Jawab, bapak.


Ibu mengangguk mengiyakan dan tersenyum, ibu habis itu menghidangkan kopi untuk bapak.


Hari telah berganti, matahari menyapa bumi sambil tersenyum. Ibuku  menyiapkan berbagai barang untuk keperluan. Seperti makanan, minuman, piring, gelas, sendok, dan tiker. Taklupa menyiapkan pakaian. Bapak  menyiapkan kendaraan.

"Ibu, kita mau pergi ya? Atau mau ke rumah nenek?" Tanyaku.

"Iya nak. Kita mau pergi. Yaitu berrekreasi. Bukan ke rumah nenek." Jawabnya.

Setelah sekitar 1 jam menempuh perjalanan. Akhirnya sampai ditempat yang dimaksud.

Di pantai yang lokasinya masih di kabupaten kelahiranku.


"Ternyata ke pantai rasanya sangat menyenangkan. Bahkan pantainya indah banget. Rasanya seolah-olah sedang menikmati nyanyian yang indah nan merdu." Batinku.

Di sana dudukan di pingir pantai. Sambil bercerita banyak hal. Lalu menyaksikan wahana yang ada di sekitar pantai.

Setelah itu, menyantap makanan. Yang ibu bawa dari rumah.

Habis itu melanjutkan perjalanan. Untuk melihat aneka binatang. Yang ada di kebun binatang mini.

Saat perjalanan pulang. Aku mencium aroma makanan yang sangat lezat. Seolah memanggilku, agar aku membelinya.

"Ibu, bapak. Tunggu sebentar. Aku mau beli jajan." Pamitku.


" Iya, sana beli." Imbuhnya.

Sesudah jajan, aku menikmatinya.

"Enaknya cilok dan siome ini." Gumamku.


Lalu pulang.

Selesai..


Komentar