MELUPAKANMU

Entah mengapa, aku sampai saat ini masih belum bisa melupakanmu, Adnan.  Melupakan segala kenanganku dengan mu pun, sangat sulit rasanya. Bayangan tubuhmu juga masih tercetak dipikiranku. Bagaikan hantu, yang terus mendatangiku. Membuat aku bingung, bagaimana caranya melupakanmu. Hingga aku mengunjungi sahabatku, yang ada di kota sebelah. Demi mendapat petunjuk dari sahabatku.

Sesampainya di sana, aku langsung mencurahkan isi hatiku. Agar pikiranku terasa lega. Agar aku tidak merasa bersedih terus-menerus.


Sahabatku, Rina namanya, memberiku saran. Untuk melupakan, kamu harus memiliki banyak kesibukan. Lalu, aku bertanya. Kesibukan yang seperti apa, yang harus aku miliki? Gampang saja Lisa, kamu pastinya mempunyai hobi. Kembangkan saja hobimu. Setelah mendapat saran, aku pun pulang. Setelah sekitar 4 minggu, sibuk dengan hobiku, yaitu menulis. Ternyata, secara perlahan, aku bisa melupakanmu.  

Komentar