Katanya dirimu cinta padaku.
Ingin menghabiskan waktu denganku, sampai akhir hayatmu.
Namun, kini menjauhiku tanpa sebab.
Tanpa ucapan apapun itu.
Membuatku resah dan gelisah.
Sehingga, aku berpikir, apakah dirimu benar-benar mencintaiku?
Apakah cinta itu hanya bualan saja dari mulutmu?
Apakah cinta itu hanya pura-pura?
Katanya dirimu mencintaiku.
Mengapa kini meninggalkanku?
Hingga, aku berpikir-pikir sendiri.
Apakah cinta itu hanya ilusi saja?
Segala pertanyaan itu hanya berputar di kepalaku.
Aku tak mendapatkan jawaban atau petunjuk.
Petunjuk agar diriku tak terlalu memikirkannya.
Petunjuk agar diriku bisa bangkit dan melupakan tentangnya.
Katanya dirimu ingin menua bersamaku.
Melewati segala cobaan dan rintangan yang berliku.
Melengkapi satu sama lain, bagaikan nasi dan lauk-pauk.
Akan tetapi semua itu tak pernah terjadi, rasanya masih abu-abu.
Komentar
Posting Komentar