MENGHAPUS

Aku tak tahu harus berbuat apa.

Untuk menghapus lara di hatiku.

Karena, menghapus lara itu tak mudah.

Tak seperti menghapus tulisan yang salah.


Aku ingin kau tahu, menghapus luka itu butuh proses.

Menghapus luka itu butuh waktu.

Kuharap hadirnya engkau bisa membantuku.

Membantu menyembuhkan lukaku.


Bukannya menambah luka di hatiku.

Dengan kata-katamu, yang tajam bagaikan pisau.

Itu yang ada bukannya menghapus luka.

Yang ada semakin memperparah luka di hatiku.


Kuharap hadirmu di hidupku.

Bisa membantuku menghapus masa lalu.

Masa lalu yang amat menyakitkan hatiku.

Bukan semakin memperparah, dengan ucapan-ucapanmu, yang tajam bagaikan silet.


Kuharap hadirmu di hidupku.

Bisa menghapus keraguanku, untuk jatuh hati padamu.

Agar aku tak ragu, untuk melangkah ke depan.

Agar segala rasa perih di hatiku bisa terlupakan.


Kuharap hadirmu dihidupku.

Bisa menghapuskan cicak-cicak lalu, yang begitu menyakitkan.

Bukannya membuatku merasakan penderitaan.

Atas segala perlakuanmu padaku.


Kuharap hadirmu di hidupku.

Bisa menghapus rasa suram di hatiku.

Bukan membuatku semakin tertekan.

Ataupun tak mendapat kenyamanan sedikitpun. 

Komentar