MENERKA-NERKA

Aku masih menerka-nerka isi hatimu.
Apakah kau sungguh-sungguh mencintaiku.
Siap untuk melewati segala rintangan bersamaku.
Walau badai menerjang sedahzat apapun itu.
Apakah cintamu hanya pura-pura saja.

Aku masih menerka-nerka isi hatimu.
Rayuan Yang Kau ungkapkan padaku.
Apakah itu tulus dari dasar hatimu.
Apakah itu hanya bualan semata.
Untuk menebarkan segala pesonamu, agar diriku terpikat denganmu.

Aku selalu menerka-nerka isi hatimu.
Apakah kau benar-benar menyayangiku.
Dari dasar lubuk hatimu.
Apakah hanya sekedar hiburan bagimu.
Agar bisa membuat hatimu puas.

Aku sudah lelah untuk menerka-nerka.
Kuharap mendapatkan jawaban yang membahagiakan.
Bukannya malah menyakitkan.
Kuharap cintamu tulus dari lubuk hatimu.
Bukannya malah sekedar mainn-main, tetapi cinta yangg sungguhan.

Komentar