Di setiap hariku selalu memikirkanmu.
Tak pernah apsen sedikitpun itu.
Walaupun diterpa hujan sangat deras, semangatku untuk memikirkanmu tak pernah terhapus.
Walau waktu terus berputar, aku tak pernah bosan memikirkanmu.
Di setiap hariku selalu terbayang senyuman manismu.
Yang manisnya bagaikan es tebu.
Yang selalu memikat hatiku.
Kau selalu menyejukkan hatiku yang kering, bagaikan di gurun.
Di setiap hariku selalu teringat rayuanmu.
Yang membuatku merasa tersipu sepanjang waktu.
Membuatku wajahnya merah, bagaikan udang rebus.
Namun, kuakui, semua itu menyenangkan hatiku.
Di setiap hariku selalu bersamamu.
Membuat hidupku penuh warna.
Membuat hidupku selalu bersinar, bagaikan mentari sedang tersenyum.
Bersamamu hidupku terasa indah, seperti di Negeri dongeng.
Di setiap hariku selalu merindukanmu.
Bila ku tak mengetahui keberadaanmu.
Bila tak ada kabar darimu.
Bila tak kudengar berita tentangmu.
Di setiap hariku selalu ingin mendengarkan suaramu.
Suaramu yang terasa merdu, bagaikan sebuah lagu.
Yang tak pernah berhenti meramaikan hatiku.
Yang membuat senyumku terbit setiap waktu.
Komentar
Posting Komentar