MENDUNG DI PAGI HARI

Mendung di pagi hari.

Akibat hujan semalam suntuk.

Seolah mengerti perasaanku.

Yang sedih dan tak menentu.


Mendung di pagi hari.

Matahari tak menyapa bumi.

Seolah memberi semangat padaku, agar tak bersedih.

Memikirkan kata maaf, yang belum terbalas.


Mendung di pagi hari.

Benar-benar seperti hatiku saat ini.

Yang mendung, belum bersinar lagi.

Rasa kebahagiaan masih pergi, belum kembali.


Mendung di pagi hari.

Bagai hatiku yang sedang mendung saat ini.

Memangku rasa bersalah, yang belum termaafkan.

Membuatku resah dan gelisah.


Mendung di pagi hari.

Membuatku terus merenung seorang diri.

Hatiku terasa amat sepi.

Tak ada lagi senyum di bibir ini.


Mendung di pagi hari.

Menemaniku sampai siang.

Berusaha menguatkanku yang belum mendapat kepastian.

Apakah salahku akan dimaafkan, apakah akan berujung penyesalan.


Mendung di pagi hari belum sirna.

Masih menemaniku yang merasa tak ceria.

Sampai saat ini masih menanti jawaban yang belum diberi.

Membuatku merasa pilu seorang diri.


Mendung di pagi hari masih belum Usai.

Hatiku terus bergejolak memikirkan salahku kini.

Aku tak tahu lagi, harus dengan kata apa, memohon maaf padanya.

Sampai sejauh ini, belum juga kudapatkan jawabannya.


Mendung di pagi hari masih belum pergi.

Menemaniku yang masih bertanya-tanya dalam hati.

Apakah diriku ini terlalu dalam menyakiti hatinya.

Apakah diriku ini terlalu kejam, sudah melukai hatinya. 

Komentar