RINDU BELUM TERBALAS

Bisik angin menyapa hatiku.

Seolah memberikan kekuatan padaku.

Agar diriku tetap tersenyum ceria.

Walaupun rinduku padanya yang jauh di sana belum terbalas.


Rintik hujan datang secara perlahan.

Berusaha memberi kesempatan, untuk menumpahkan segala beban di hatiku.

Agar perasaanku terasa ringan, untuk beraktivitas di sepanjang waktu.

Meskipun rasa rindu padanya yang jauh di sana, semakin menggila, belum terbalas.


Hujan mengguyur bumi semakin deras.

Aku berkeluh kesah seorang diri, di tengah-tengah derasnya hujan.

Sejenak melepas lelah, akibat sekian lama menahan rindu.

Rindu yang begitu berat, terus memberontak di relung hati yang benar-benar belum terbalas.


Aku selalu menunggu dari waktu ke waktu.

Agar rinduku cepat terbalaskan.

Sayang seribu sayang diriku belum beruntung, aku masih saja menyimpan rindu.

Rindu padanya yang jauh di sana, yang sampai sekarang belum terbalas.


Aku terus berdoa siang malam, meminta petunjuk pada Yang Maha Kuasa.

Supaya diriku Ini, mendapat penjelasan tentang cinta yang sesungguhnya.

Supaya diriku ini, mengerti perasaan yang sesungguhnya.

Perasaan tentang rindu padanya yang jauh di sana yang masih juga belum terbalas.


Aku selalu mohon petunjuk pada yang maha kuasa.

Tentang keraguan di hati tentang adanya cinta.

Aku selalu bertanya, apakah yang jauh di sana masih mencintaiku.

Mengapa rindu ini sampai saat ini belum terbalas juga.

Aku akan selalu berdoa tanpa henti.

Agar diriku mendapat apa yang kunanti.

Mendapat balasan rindu darinya yang jauh di sana.

Yang sampai saat ini masih saja belum terbalas. 

Komentar