MASIH BERMAKNA

Aku terkadang bertanya, aku apakah masih bermakna di hidupmu?

Setelah semua yang, kita lalui bersama.

Melalui jalan terjal yang berliku, dengan penuh suka duka.


Aku terkadang bertanya, aku apakah masih bermakna di hidupmu?

Setelah sekian lama menjalin kasih denganmu.

Menghabiskan waktu bersama, dengan amat sahdu.


Aku terkadang termenung membayangkan, aku apakah masih bermakna di hidupmu?

Aku yang tak sempurna, yang masih banyak kekurangannya.

Aku hanyalah manusia biasa, yang terkadang berbuat salah dan dosa.


Aku terlintas di benak, aku apakah masih bermakna di hidupmu?

Aku yang terkadang masih menorehkan luka di hatimu.

Aku yang belum bisa menjadi yang terbaik untukmu.


Aku terkadang berpikir, aku apakah masih bermakna di hidupmu?

Masih adakah kesempatan untukku, merajut kasih bersamamu.

Masih adakah kesempatan untuk bersamamu, sampai nanti maut memisahkan, kita.


Aku terkadang membayangkan, aku apakah masih bermakna di hidupmu?

Setelah sekian lama menciptakan banyak cerita bersama, dengan penuh kasih.

Setelah sekian lama melewati momen bersama, yang terasa sangat indah.


Aku selalu berharap, masih bermakna di hidupmu.

Walaupun badai menerjang dengat sangat dahzat.

Kita akan selalu bersama selamanya.


Aku selalu berdoa, semoga diriku masih bermakna di hidupmu.

Bersama-sama melewati segala cobaan, yang datang menghadang.

Bersama-sama melewati segala ujian, yang datang. 

Komentar