Nyamuk walaupun wujudmu kecil.
Suaramu terasa sangat nyaring di telingaku.
Membuatku tak nyaman mendengarnya.
Membuatku ingin membunuhmu rasanya.
Nyamuk meski wujudmu kecil.
Aku merasa terganggu dengan aktivitasmu.
Yang selalu berteriak-teriak di malam hari.
Membuatku tak nyaman saat tidur.
Nyamuk meski wujudmu sangat kecil.
Gigitan mu membuat manusia tersiksa.
Aku saja was-was takut digigit olehmu.
Takut kalau tiba-tiba kulitku disentuh olehmu.
Nyamuk meski wujudmu sangat kecil.
Nyatanya sangat sulit memusnahkanmu.
Sudah terbunuh satu.
Masih ada aja 1000 yang berkeliaran.
Nyamuk meski wujudmu sangat kecil.
Bagaikan sebutir pasir.
Dirimu sangat ahli untuk melukai manusia.
Untuk menciptakan rasa gatal di tubuhnya.
Nyamuk dirimu suka sekali hadir.
Di tempat-tempat yang terasa lembab.
Tempat-tempat yang terlihat sangat kotor.
Apalagi bila musim hujan pasti dirimu hadir.
Nyamuk padahal dirimu selalu ingin dibunuh manusia.
Mengapa masih saja tak jera.
Masih saja mengincar manusia sebagai santapanmu.
Padahal manusia itu ingin membunuhmu, jika terluka karenamu.
Nyamuk aku terkadang penasaran.
Bagaimana cara mengusirmu agar pergi jauh.
Agar diriku tak mendengar suaramu lagi.
Agar diriku tak terusik oleh kehadiranmu lagi.
Komentar
Posting Komentar