Malam ini rasanya sangat panas, bagaikan dipanggang dalam api.
Aku sudah berusaha mencoba memejamkan mata ini.
Akan tetapi rasanya sangat sulit sekali.
Aku berpikir, coba saja ada kipas angin, yang menemaniku malam ini.
Malam ini memang tak ada, nyamuk yang datang menghantuiku.
Namun, aku tak bisa tidur, rasa panas menyapaku.
Aku tak tahu, harus dengan cara apa, agar bisa ke alam mimpi dengan sahdu.
Alat pendingin tak ada, kipas angin hanya ada dalam anganku.
Aku berbaring, berpindah-pindah arah, tetap saja panas ini menyapaku.
Ia tak mau menghilang dari tubuhku.
Aku hanya berharap ada hujan, agar rasa dingin menghampiriku.
Di sini tak ada kipas angin, yang bisa membuat sejuk di tubuhku.
Aku mencoba membaca buku, agar segera pergi ke alam mimpi.
Nyatanya, aku masih terjaga, rasa panas masih menghampiri.
Aku masih belum terlelap, masih mendengarkan suara alam, yang menenangkan hati.
Tak ada kipas angin, yang dapat mendinginkan tubuh ini.
Ya Allah, aku mohon padamu, malam ini turunkanlah hujan.
Aku agar tak merasa panas, aku agar bisa istirahat dengan nyaman.
Ya Allah, aku berharap, malam ini ada hujan.
Aku supaya bisa istirahat, tanpa memikirkan kipas angin.
Aku malam ini serasa basah kuyub, karena keringat, hawanya sangat panas sekali.
Aku ingin mandi, tetapi belum pagi.
Aku terus mencoba, memejamkan mata ini.
Meskipun terasa panas, tanpa kipas angin, yang menemaniku malam ini.
Komentar
Posting Komentar