MENTOK DAN AYAM

Pak Udin pada suatu hari mempunyai puluhan ayam dan puluhan menthok, mereka tinggal dalam satu kandang. Akan tetapi ada mentok dan ayam yang tak pernah akur, mereka bernama, Saka dan Otong. Ada saja yang, mereka ributkan salah satunya bagian tempat tidur.


"Kau tak boleh tidur di sini! Kau harus pindah tempat! Tempat di sebelah sini itu milikku, tak ada yang menempatinya!" Kata, Saka si mentok gemuk.

"Ya tak bisa, ini tempat sudah menjadi bagianku! Harusnya cari tempat lain, yang kokoh untuk menopang badanmu! Kau kalau tidur di bagian ini, papannya bisa roboh karena tak kuat menopang badanmu." Sambung, Otong si ayam jago.

"Dengar baik-baik, ya, Otong kalau, kau tidur di tempat ini, tempatnya tak cukup. Kau badannya tinggi, sementara tempatnya kurang lebar, kalau di tempat yang lain lebar banget, cukup untukmu." Imbuh, Saka.

"Ya tak bisa, kau yang harus pindah! Ini tempat favoritku, aku sudah lama tidur di tempat ini!" Sambung, Otong lagi.

"Ya tak bisa, ini tempat favoritku, aku sudah lama di sini!" Balas, Saka.


Untungnya ayam-ayam dan mentok-mentok yang lain, tak merasa terganggu dengan pertengkaran, mereka gara-gara rebutan tempat tidur. Demikian pula saat mendapat jatah makan, mereka juga rebutan, tak ada yang mau mengalah. Pak Udin padahal sudah berlaku adil pada seluruh ayam-ayam dan mentok-mentoknya saat, memberi makan dan minum.


"Aku tak mau makan ini, karena milikmu lebih enak daripada milikku." Kata, Otong.

"Ya tak bisa ini makanan milikku, jangan sampai ditukar! Makanan milikmu itu porsinya sedikit, aku bisa-bisa nanti kelaparan, kalau makan milikmu." Oceh, Saka sambil mengamankan makanannya.


Pak Udin yang sudah lelah mendengarkan pertengkaran, mereka setiap hari akhirnya merombak kandang ternaknya itu. Dibuat menjadi dua bagian, yang sebelah kanan untuk ayam-ayamnya dan yang sebelah  kiri untuk mentok-mentoknya.


"Hore!!!! Aku punya tempat tinggal yang baru, rasanya nyaman banget. Otong tak menggangguku lagi, asyik, sekarang bisa tidur dengan tenang di saat malam hari." Gumam, Saka.


Di kandang sebelah juga ada kejadian yang serupa, Oto merasa gembira mempunyai tempat tidur yang nyaman. "Aku punya tempat tidur baru enak banget rasanya, aku bisa bergerak bebas kesana kemari. Walaupun sebenarnya ada yang kurang kalau tak bertengkar dengan, Saka yang sekarang tinggal di rumah sebelah."


Pak Udin merasa lega mentok-mentok dan ayam-ayamnya tak pernah bertengkar lagi, mereka hidup dengan damai di rumah masing-masing.


Selesai

Komentar

Posting Komentar