Penjual bakar-bakaran, kau membuatku penasaran, aku ingin mencicipi sosis dan bakso, yang seolah memikat hati.
aku rasanya sudah tak sabar, untuk berkunjung, aku langsung bergegas ke tempatmu dengan semangat empat lima.
Aku pagi-pagi sudah sampai di tempatmu, kau sayangnya sedang tak ada, sedang belanja katanya.
Penjual bakar-bakaran, Aku penasaran Seperti apa rasanya saat mendengar dirimu ada di desaku tercinta.
Aku sudah membayangkan jika panas-panas berkunjung ke tempatmu, pasti bisa menikmati bakso bakar atau sosis bakar yang rasanya penuh pesona.
Sayang 1000 Sayang jika pagi-pagi, kau masih tutup bahkan mungkin makanannya pun belum ada yang tersedia.
Penjual bakar-bakaran walaupun panas-panas, aku tetap berusaha berkunjung ke tempatmu, demi ingin membeli makanan yang ada.
Aku pun berharap di sana ada es juga sehingga, bisa mendinginkan rasa panas dan menghilangkan dahaga.
Aku tiba di sana dengan keringat bercucuran dan napas Senin Kamis, karena berlari dengan kencang demi mendapatkan sosis bakar dan bakso bakar, yang terasa menggoda di jiwa.
Penjual bakar-bakaran, kau menyambut kedatanganku dengan hangat, aku pun diberi tempat duduk sembari menanti pesananku disiapkan dengan penuh cinta.
Ternyata dugaanku benar, di sana juga menjual es yang terasa segar, yang membuat hati ini tak sabar untuk menikmatinya.
Selain itu, di sana juga menjual roti bakar yang enak dinikmati saat masih hangat, dengan toping aneka rasa.
Penjual bakar-bakaran saat pesananku siap, kau memberikannya dengan keramahan dari hati, es yang kupesan pun ditaruh dalam plastik yang berbeda.
Aku berjalan ke rumah dengan tergesa-gesa, makanan dan minuman yang kubawa sangat menggoda iman, aku benar-benar sudah tak sabar ingin menikmatinya.
Aku pun pertama makan bakso bakar, lalu makan sosis bakar, dan mencecap es sedikit demi sedikit yang tak mengecewakan rasanya.
Penjual bakso bakar, aku suka dengan aneka bakaran yang ada, aku masih sering membelinya walaupun tak setiap hari, demi memuaskan Perasaan hati yang terkadang dilanda kecewa.
Aku lebih suka datang di waktu sore daripada di waktu siang, rasanya lebih sejuk untuk berjalan, aku tak merasa kepanasan bagaikan ke neraka.
Aku terkadang beli untuk dibawa pulang, Terkadang juga beli untuk disantap di sana.
Komentar
Posting Komentar