BATAGOR

Batagor rasamu sungguh enak, kuahmu terasa menyegarkan hatiku.

Aku mencarimu ke berbagai arah saat mendengar kedatanganmu, di sore yang terasa dingin menurutku.

Akan tetapi, aku tak langsung berjumpa denganmu, aku bertanya dengan berbagai orang yang ku temui, demi untuk Menemukanmu.


Batagor dirimu memberi tanda Keberadaanmu padaku, seolah-olah dirimu tahu kalau sedang dicari olehku.

Aku pun merasa senang bisa mendeteksi Keberadaanmu lalu bergegas menghampiri demi untuk merasakan kelezatanmu.

Kau rasanya selalu terbayang di pikiranku,  pedas dan gurih  seperti paduan cinta dan kasih sayang, pedasnya pun membuatku semakin cinta padamu.


 Batagor rasamu sungguh lembut di mulut, aku benar-benar tak ingin berpisah denganmu, saat menikmatimu.

Aku selalu menunggu kehadiranmu di setiap sore, siang, ataupun pagi yang menyejukan menurutku.

Kau selalu menghangatkan tubuhku, Kau selalu membuat semangatku kembali bangkit di saat sedang terpuruk, bagaikan bunga yang sedang layu.


Batagor teksturmu terasa empuk, kau tak mengecewakan hati saat dinikmati setiap orang, dari berbagai kalangan yang mencintaimu.

Aku pun suka menikmatimu di berbagai tempat seperti di taman, rumah, sekolah, dan tempat wisata favoritku.

Kau selalu datang di saat dibutuhkan, kau selalu mengembalikan suasana hati yang terasa panas ataupun kecewa menurutku.


Di kala siang, kau selalu datang ke sekolah, melayani anak-anak yang mencintai Rasamu.

Dikala sore, kau mangkal di komplek perumahan menanti para orang tua maupun Pemuda Pemudi yang ingin menikmatimu.

Dari tahun ke tahun rasamu tak pernah berubah, teksturmu tetap empuk, rasamu tetap lembut, aromamu pun selalu menenangkan hatiku. 

Komentar