Dinginnya malam membuatku teringat tentang luka yang, kau torehkan padaku, saat duduk santai di kursi seorang diri.
Aku tak menyangka senyum yang selalu dipersembahkan padaku, Semua itu hanya palsu, agar membuat hatiku terpesona oleh kebaikan dan kemanisan hati.
Janji-janji yang selalu diucapkan padaku, Ternyata semua tak ada nyatanya, itu hanyalah omong kosong yang terlintas di pikiranmu untuk dirangkai, agar dapat kupercayai.
Dinginnya malam membuatku teringat akan kata-kata mesra yang diucapkan padaku, aku tak menyangka semua itu hanya palsu, kau ternyata tak mencintaiku dengan setulus hati.
Aku tak menyangka jika dirimu adalah penipu ulung yang sangat ahli, kau selalu membolak-balik kata-katamu seolah-olah bersilat lidah, agar orang yang tertipu olehmu itu sangat mempercayai ucapanmu dengan sepenuh hati.
Aku sangat merasa kecewa saat mengetahui kebohonganmu selama ini, aku merasa luka hati saat mengetahui dirimu tak pernah menepati apa yang diucapkan selama ini.
Dinginnya malam membuatku terbayang kata-kata romantis yang selalu diucapkan, yang terasa indah dipikiran, tetapi realitanya tak seperti yang kubayangkan, Ternyata semua itu hanya palsu yang meninggalkan rasa perih di hati.
Aku pun memutuskan untuk pergi, agar tak kembali merasa tertipu Oleh ucapan-ucapanmu, agar tak merasa hatinya terluka lagi.
Aku tak peduli dirimu memohon-mohon agar diriku kembali padamu, Aku tak mau lagi dengar ucapan-ucapan Manismu yang semua itu hanya omong kosong yang, kau ciptakan tanpa perasaan hati.
Dinginnya malam membuatku tersenyum sendiri saat, aku memutuskan untuk menghilang dari seseorang yang sudah merobek-robek kebahagiaanku, dengan ucapan-ucapan palsu, dengan janji-janji tanpa arti.
Aku rasa meninggalkannya bukan karena kejam, tetapi meninggalkannya untuk diriku lebih bahagia itu adalah hal yang wajar, daripada terus bersamanya hatiku terus merasa Tersakiti.
Aku pun sudah merasa bebas tak merasa terkekang, saat ingin beraktivitas, saat ingin ada kesibukan, aku tak merasa terganggu oleh sepam telepon Dan chattingan yang tak mengenakkan hati.
Komentar
Posting Komentar