Ketika masih pacaran belum ada hubungan secara resmi menurut agama dan hukum, Jangan mau jika diajak tukaran akun.
Takutnya akan membahayakan ketika hubungan itu sudah berakhir, atau sudah tak ada lagi perasaan cintanya di masa mendatang.
Karena tak semua orang itu bersikap dewasa, terkadang tukaran akun, ketika hubungan pacarannya telah berakhir, akunnya disalahgunakan.
Ketika belum menjadi pasangan suami istri, jika punya kedekatan dengan seseorang, Jangan mau diajak tukaran akun.
Walaupun dirayu dengan ucapan-ucapan manis, agar bersedia tukaran akun, Jangan mau sedikitpun.
Karena orang yang belum jadi, keluarganya ingin tukaran akun itu berarti tak memiliki rasa kepercayaan.
Walaupun dimarahi, dikasih hukuman, tetap jaga akun, kita jangan sampai mau diajak tukaran.
Karena kalau pasangan, kita tak bersikap dewasa ketika sudah berakhir hubungannya di masa pacaran, terkadang akunnya dirusak tanpa izin.
Jika akun sudah rusak, kita sudah berusaha untuk mengembalikannya dengan berbagai cara, tetapi tak berhasil, kita juga yang rugi apabila di dalamnya ada file penting.
Ketika mengenal seseorang masih belum ada ikatan secara resmi, statusnya masih pacaran, jangan pernah bersedia untuk tukaran akun.
Walaupun dipaksa secara halus, secara lembut dengan mulut manisnya, harus berusaha menolak agar tak terjadi tukaran akun.
Karena pasangan yang belum menikahi yang dicintainya, jika mengajak tukaran akun itu bukan karena sayang, tetapi karena egois dan rasa curiga yang terlalu berlebihan.
Selagi masih jomblo, masih belum menikah jika ada orang yang mendekati, Jangan pernah mau diajak tukaran akun.
Takutnya ada apa-apanya atau hal yang tak diinginkan, jika sudah tak Menjalin Cinta dan memiliki jodoh masing-masing.
Jika sudah menikah atau menjadi pasangan suami istri, tak jadi soal ingin tukaran HP atau tukaran akun, silakan saja itu hak masing-masing.
Komentar
Posting Komentar