Aku tak tahu mengapa bisa mendengar suaramu, berada di mana-mana, petasan.
Aku juga tak mengerti mengapa orang-orang terkadang bisa suka denganmu, bisa menyalakanmu sampai suaranya terdengar besar-besaran?
Aku terkadang bertanya dalam hati, sebenarnya apa manfaatnya bermain denganmu, petasan?
Aku terkadang bisa mendengarmu di setiap waktu, baik itu sore, pagi, siang, ataupun malam.
Aku terkadang bertanya-tanya dalam hati, apakah benar jika bermain denganmu itu tak ingat waktu, petasan?
Bukankah jika bermain-main denganmu itu, hanya membuang-buang uang saja, dan tak ada manfaatnya petasan.
Terkadang di momen-momen tertentu, kau berada di toko dengan berbagai ukuran yang beragam.
Ada yang ukuran kecil, ada yang ukuran besar, ada yang ukuran sedang, orang-orang tinggal memilih sesuai selera untuk mendapatkanmu petasan.
Kau dinyalakan di berbagai tempat, tanpa berpikir dampaknya, petasan.
Aku tak tahu mengapa setiap mendengar suaramu, pasti rasanya tak nyaman.
Seperti barang kesayangan yang diusik dan hilang dari genggaman.
Aku terkadang bertanya-tanya dalam pikiran, kau apakah tak bisa untuk dimusnahkan, petasan?
Aku terkadang berpikir, daripada membuang uang untuk membelimu, lebih baik digunakan untuk beli makanan yang mengenyangkan petasan.
Aku juga terkadang berpikir, bagaimana jika ada razia tentangmu, petasan.
Apa itu tak terasa mengerikan, saat tempat-tempat di geledah karena kehadiranmu, petasan.
Akan tetapi, tak semua orang pemikirannya sama, jika membelimu itu tak bermanfaat, petasan.
Jadi, tergantung orangnya saja, ingin menjualmu atau tak ingin menjualmu petasan.
Yang penting saat memainkanmu tahu situasi dan kondisi, tak merugikan orang lain atau mengganggu kenyamanan orang lain, petasan.
Komentar
Posting Komentar