Gajah dan Tupai

Di awal bulan Januari hujan sering datang menyapa secara tiba-tiba, seekor tupai dan Seekor gajah mencari makanan di hutan yang sangat lebat. Gajah mengambil buah-buahan yang sangat banyak baik itu apel, mangga, pisang, dan pepaya maupun buah-buahan segar lainnya. Tupai mencari kacang-kacangan, buah apel, mangga, anggur, pisang dan juga buah-buahan yang lainnya.


Tupai yang berniat untuk kembali ke sarangnya tak sengaja melihat, gajah dirinya pun menyapa sambil tersenyum. "Hai, gajah! Kau mengapa bawa makanan banyak sekali? Apakah kawanmu ada yang titip makanan, karena tak mau cari sendiri?"

"Aku bawa makanan banyak itu, buat persediaan Selama musim hujan, bukan karena ada yang titip. Kau mengapa cari makanan tak banyak, Bagaimana jika musim hujan tak berhenti? Kau akan cari makanan dengan cara apa, jika hujan yang terlalu deras terus-terusan,pasti tak bisa keluar kan?" Balas, gajah lalu melanjutkan perjalanan untuk kembali ke tempat tinggalnya.


Akan tetapi, ia masih mendengar ucapan, tupai yang ditujukan pada dirinya.


"Aku yakin walaupun hujan terus menerus, pasti ada redanya, tak mungkin tak berhenti sedetik pun. Lagi pula makanan banyak seperti ini, aku satu minggu baru habis."


Gajah hanya bisa mengangguk mengiyakan, walaupun sebenarnya tak yakin jika selama musim hujan, tupai dapat bertahan dengan makanan yang menurutnya tak seberapa. Tupai yang melihat anggukan kepala sahabatnya, mengibas-ngibaskan ekornya, sebagai tanda perpisahan dan hari esok akan berjumpa lagi. Gajah dan tupai pun melangkah ke kediaman masing-masing, mereka melangkah arah yang berbeda. Gajah melangkah ke arah timur ke kandang yang sangat besar untuk tempat tinggalnya, sementara tupai melangkah ke arah barat ke tempat sarangnya berada.


Seminggu kemudian, tupai yang makanannya hanya tersisa untuk satu hari, hatinya gelisah tak karuan.


"Gajah memang benar ucapannya, jika hujan tak kunjung reda, aku pasti akan kekurangan makanan. Sekarang benar-benar menjadi kenyataan, makananku tinggal untuk hari ini saja, hujan masih saja deras. Semoga hujan nanti sore akan reda, aku akan mencari makanan yang sangat banyak, supaya tak sampai kekurangan makanan." Batin, tupai sambil duduk di dalam gubuknya.


Sementara itu, gajah yang sedang menggigit apel yang lezat, ia teringat dengan, tupai yang hanya mencari makanan untuk satu minggu.


"Hujan masih saja deras, tupai apakah kira-kira masih punya makanan, ya? Ia jika nanti sore mencari makanan, aku akan membantunya, tupai biar bisa dapat makanan yang banyak."


Jam telah berganti, waktu pun terus berputar, siang berganti sore, hujan sudah berakhir. Tupai keluar dari gubuk dengan membawa karung, ia berniat mencari persediaan makanan untuk satu bulan. Sementara itu, gajah yang sedang jalan-jalan di hutan tak sengaja melihat, tupai lalu menghampiri dan menyapa. "Tupai, kau hendak ke mana?"

"Aku akan mencari makanan mumpung belum hujan, kau ternyata benar jika Hujan tak berhenti, makananku sudah habis pasti diriku akan kebingungan." Jawab, tupai.

"Ya sudah kalau gitu, mari kubantu, kau biar cepat dapat makanan yang banyak, tupai."

"Gajah, aku cari makanan sendiri saja, biar tak  merepotkanmu."

"Aku tak merasa direpotkan kok, tupai."


Gajah keinginannya tak mau dihentikan siapapun, ia membantu untuk mencari makanan bagi, tupai. Tupai pun akhirnya pasrah karena tak berhasil menolak tawaran, gajah Pada sore itu.


Setengah jam kemudian, tupai sudah mendapatkan makanan banyak sekali, bisa digunakan untuk persediaan sebulan lebih. Tupai bingung bagaimana cara membawa makanan yang banyak, gajah yang baik hati pun membantu membawa makanannya ke sarangnya.


"Simpan makanan-makanan ini di tempat yang aman, biar tak cepat busuk! Kau bisa menggunakannya untuk makanan sehari-hari selama musim hujan! Karena hujan terkadang datang terus-menerus, tak kunjung reda dan deras sekali, terkadang juga berhenti walau sebentar lalu datang lagi." Crocos, gajah.

"Kau sudah membantuku mencari makanan, harusnya ambil walau tak seberapa." Ucap, tupai.

"Tak usah, makananku masih banyak." Tolak, gajah.


Tupai yang mendapatkan makanan sangat banyak sehingga, tak kebingungan mencari makanan di musim hujan, tak lupa mengucapkan terima kasih. Gajah mengangguk mengiyakan sambil berlalu, ia hatinya sangat gembira bisa membantu sesama.


Selesai 

Komentar