Aku terkadang senyum-senyum sendiri saat melihat foto, kita saat bersama, yang penuh kebahagiaan.
Kisah yang penuh cerita antara kau dan aku, saat menikmati indahnya bintang-bintang yang menyenangkan bertabur di langit, saat menatap rembulan yang indah dan menawan.
Kau kini menghilang kabarnya entah dimana, aku rindu dan ingin kembali berjumpa seperti dulu sambil bergandengan tangan.
Aku terkadang teringat masa-masa saat bersamamu di waktu dulu, semua kenangan bersamamu kutulis dalam buku, untukku kenang di saat tak bersamamu lagi.
Semua cerita-cerita bersamamu kini hanya tinggal kenangan, kau sudah menghilang tanpa jejak, meninggalkanku yang kini masih berdiri sendiri di sini.
Aku ingin sekali melihat senyummu lagi seperti dulu, aku rasanya ingin kembali berjumpa denganmu lagi.
Aku sudah mencoba berbagai cara untuk mengetahui kabarmu, tetapi semua hasilnya nihil, keberadaanmu tak ada dimana-mana.
Aku merasa kau seperti hilang ditelan badai, semua kawan yang mengenalmu pun konon katanya tak ada yang punya nomornya.
Aku pun pada akhirnya menyerah, karena semua cara telah kulakukan, tetapi tanpa hasil kau pun belum diketahui kabarnya, aku rasanya ingin kembali berjumpa denganmu.
Aku ingin melihat wajah manismu lagi seperti dulu, aku ingin melewati suka duka bersamamu lagi, tetapi kau entah berada di mana.
Aku ingin mengukir kisah-kisah indah bersamamu lagi, aku ingin menghabiskan waktu bersamamu seperti dulu sambil bercerita-cerita yang penuh makna.
Aku kini hanya bisa berharap ingin kembali berjumpa denganmu, kini hanya bisa berharap suatu saat bisa tahu tentang kabarmu yang entah berada di mana.
Aku ingin kembali berjumpa denganmu lagi, untuk melepas kerinduan yang bertahan sekian lama.
Aku harap kau masih mengingat segala tentangku walaupun, kita sudah lebih dari lima tahun tak berjumpa.
Kau walaupun tak pernah menghubungiku lagi, walaupun tak pernah memberi kabar atau memberitahu sekarang berada di mana, aku harap semoga kau baik-baik saja di sana.
Komentar
Posting Komentar