PUNYA HP ANDROID 05

Waktu menunjukkan pukul 07.00, aku dan Putri bergegas menuju ke sekolah, agar enggak terlambat dan enggak mendapat hukuman dari guru. Sesampainya di sekolah, untungnya guru belum ada yang datang, jam pelajaran dimulai pun masih 15 menit lagi, aku dan Putri menghela napas saking leganya.


"Nis, kita ternyata belum terlambat untuk mengikuti pelajaran, walaupun berangkatnya sudah kesiangan." Kata, Putri.


Aku hanya mengiyakan sambil menghempaskan tubuh ke kursi di depan kelas, jariku menekan keypad hp untuk membuka facebook. 15 menit telah berlalu, aku dan Putri berpisah karena memang enggak satu kelas, Putri adalah adik kelasku. Guru yang akan mengajar di jam pertama sudah datang, aku pamitan pada, Putri sambil tersenyum lalu masuk dalam kelas.


Pagi itu pelajaran matematika membuatku pusing seribu keliling saat mengerjakan tugas yang diberikan guru, aku hanya mengerjakan dengan asal-asalan.


"Kalau dapat nilai bagus itu rezekiku, kalau dapat nilai jelek, ya memang mengerjakanku cuma asal doang. Mau dapat nilai jelek ataupun nilai bagus yang penting, aku sudah mengerjakannya dengan tepat waktu, daripada enggak dikerjakan sama sekali." Batinku sambil duduk bersandar di meja.


Ibu guru setelah mengoreksi tugasku dan teman-teman sekelas, beliau memberiku nilai 100. Perasaanku sangat terharu, aku enggak menyangka dapat nilai bagus, walaupun mengerjakan tugas dengan asal.


"Nis, aku diajari dong soal matematika, biar bisa dapat nilai bagus sepertimu!" Pinta, Ahmad.


Aku baru akan menanggapi ucapan, Ahmad kawanku yang lain pun mengatakan hal yang sama. "Nis, aku juga mau dong belajar matematika denganmu, biar bisa jadi pintar sepertimu!"

"Aku mau mengajari kalian matematika, tetapi kalian juga harus ngajari aku main catur!" Balasku.

"Ya sudah kalau gitu, kita kalau malam minggu dan malam sabtu belajar bareng, aku malam minggu mengajarimu main catur, kamu malam sabtu mengajari matematika. Gimana, kamu setuju apa enggak?" Kata, Firman.


Aku mengiyakan sambil membuka novel di hp, aku jam istirahat hanya di kelas sambil menunggu, Putri siapa tahu belum istirahat.


"Aku sangat setuju dengan ide, Firman kira-kira mulainya sekitar jam berapa? Habis isya apa habis magrib sambil menunggu makan malam?" Tanya, Ahmad.

"Habis isya saja  biar belajarnya lebih lama." Jawabku sambil menutup hp.


setelah itu, aku mengiyakan sambil berdiri, berniat untuk menuju ke kelas sahabatku, Putri ternyata sudah ada di belakangku sambil menepuk pundak.


"Nis, Kamu pokoknya harus semangat belajar caturnya! Siapa tahu tiba-tiba ada lomba catur, kamu bisa ikut dan bisa mewujudkan impianmu beli HP Android!" Ujar, Putri sambil melangkah ke perpus.

"Amin, Put semoga impianku dapat terwujud." Balasku sambil berjalan di samping, Putri menuju perpustakaan untuk memburu buku bersama. 

Komentar