Jangan puji-puji aku seluas hutan, aku hanya manusia biasa yang tak sempurna.
Kepintaran yang terdengar seantero jagat itu hanyalah sebuah cerita, nyatanya kepintaran yang kumiliki sama seperti kalian juga.
Aku justru masih harus belajar banyak hal, agar menjadi orang yang pintar seperti kalian, agar bisa menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa.
Jangan puji-puji aku sampai setinggi langit, Aku bisa-bisa merasa besar kepala dan sok merasa bangga.
Aku hanya manusia biasa yang sama seperti kalian, cara berpikir dan mengolah kata pun sama tak ada yang berbeda.
Kelebihan Yang Kumiliki hanyalah titipan sementara, itu semua hanya milik Yang Maha Kuasa, Maka janganlah kalian melebih-melebihkannya.
Jangan puji-puji aku seluas Samudra, aku hanya manusia biasa yang punya salah dan dosa pastinya.
Aku hanya manusia biasa, yang makan dan minum seperti kalian juga.
Kepintaran yang kumiliki sama dengan kalian, tak ada yang lebih dari itu, keahlian yang kumiliki hanyalah titipan Tuhan, yang harus dijaga sebaik-baiknya.
Jangan puji-puji aku setinggi gunung, aku hanya manusia biasa yang tak ada apa-apanya.
Aku juga hanya orang biasa, yang masih belum bisa membanggakan orang tua, yang masih selalu bergantung padanya.
Jangan seolah-olah mempercayaiku jika diriku ini orang yang sangat pandai dalam segala cara, hidupku sama seperti kalian dalam segala aktivitasnya.
Jangan puji-puji aku sedalam lautan, aku hanya manusia biasa yang belum bekerja, segala hidupnya saja masih bergantung pada orang tua.
Jangan meyakini bahwa diriku bisa memberikanmu doa yang mustajab, kau jika ingin menjadi orang Berarti berdoalah pada Yang Maha Kuasa.
Sebab, aku hanyalah manusia biasa yang masih panjang perjalanannya, untuk menikmati asam garam dalam kehidupan, untuk mencari makna supaya bisa bermanfaat bagi sesama.
Jangan puji-puji aku setinggi langit, aku hanya manusia biasa, yang tak jauh dari salah dan dosa.
Kau jika menganggapku orang yang sangat pandai itu salah, aku hanya orang biasa yang kepandaiannya sama sepertimu.
Kau jika bilang diriku orang yang sangat pintar itu salah, aku hanya Orang biasa yang kepintarannya Sama denganmu.
Jangan puji-puji aku sedalam sungai, kau jika suatu saat akan menyesalinya yang kutakutkan, jika menyadari aku hanya orang biasa sama seperti manusia pada umumnya.
Aku inginnya Kau memperlakukanku setara dengan orang lain, Aku inginnya kau memahamiku bahwa, aku tak perlu kau sanjung-sanjung tanpa kenyamanan yang kuterima.
Saat bersua denganku dimanapun itu, saat bersua denganku kapanpun, kau jangan memperlakukanku dengan sikap yang terlalu berlebihan.
Komentar
Posting Komentar