MENCARI JILBAB

Aku siang-siang ingin membeli yang segar-segar menurutku.

Akan tetapi, aku lupa entah di mana jilbabku.

Aku mencarinya ke mana-mana, tetapi tetap saja hasilnya nihil, ia bersembunyi dariku.


Aku tak menyerah untuk mencari jilbab, dari kursi sampai kamar mandi kujelajahi, tetap saja tak bertemu.

Aku bertanya pada semua orang rumah, tetapi tak ada yang tahu.

Aku memijat kepalaku perlahan karena lelah, mencari jilbab yang belum kutemui, serasa menghabis-habiskan waktu.


Aku mencoba mencari sekali lagi, tetapi jilbabku itu belum tersentuh tanganku.

Aku mundar-mandir bagaikan gasing, demi mencari jilbab kesayanganku.

Orang-orang menyarankanku untuk mengambil jilbab yang bersih di lemari, tetapi aku tak mau.


Aku berlanjut mencari jilbab yang kupakai tadi pagi, padahal penjual makanannya sudah terdengar olehku.

Aku hampir saja menyerah, ingin ambil jilbab di lemari lagi, ia tak sengaja tersenggol tanganku.

Jilbabku itu ternyata ada di kasur, aku pun memakainya dengan tersenyum lalu keluar, membeli makanan yang menyejukan hatiku. 

Komentar