PADI ATAU JAGUNG

Aku tak tahu harus menanam padi atau jagung, saat musim panen Usai.

Ada warga yang mengusulkan padaku, lebih baik menanam padi, agar saat makan berasnya tak beli.

Ada warga yang mengusulkan padaku, lebih baik Menanam Jagung saja, siapa tahu harganya mahal saat panen dan menyenangkan hati.


Aku merasa bimbang harus menanam padi atau jagung, saat musim panen Usai.

Menanam jagung perawatannya tak terlalu berat, aku tak harus bolak-balik ke sawah seperti gasing, aku lebih banyak bisa bersantai.

Akan tetapi, jika penjualan jagung tiba-tiba harganya merosot, hatiku juga yang merasa sedih berkeping-keping, bagai bunga yang rontok tanpa arti.


Aku perasaannya sangat bingung harus menanam padi atau jagung, aku berdoa siang malam untuk mendapatkan jawaban yang sesuai dengan hati.

Menanam padi perawatannya lumayan berat, aku harus menengoknya tiap hari agar tak dimakan tikus hama, atau burung dengan Sesuka Hati.

Belum lagi obat-obatnya jika tanamannya rusak atau terserang penyakit, aku harus memberinya obat yang sesuai dan hati-hati.


Aku tak tahu harus menanam padi atau jagung, aku berdoa siang malam untuk mendapat petunjuk, supaya tak salah menanam dan mengecewakan hati.

Akhirnya kuputuskan, separuh menanam padi, separuh menanam jagung, bagaikan Perasaan hati yang dibagi-bagi.

Setiap pagi aku ke sawah untuk menengok padi, beruntungnya padinya tetap utuh, tak dimakan hama sama sekali.


Aku ini sudah tak Bingung lagi harus menanam padi atau jagung, Aku berusaha menanam separuh separuh, untuk menenangkan hati.

Aku menanam padi agar saat makan berasnya tak beli, aku Menanam Jagung Siapa tahu saat panen dapat hasil yang memuaskan hati.

Saat jagungnya butuh dirawat, saat butuh diberi obat, aku tak lupa untuk mengurusnya dengan sepenuh hati.. 

Komentar